Kamis, 02 April 2009

Perempuan dan Politik dalam Islam

Berbicara politik atau pemimpin pasti menimbulkan kontroversi apabila ada kata perempuan didalamnya. Karena hanya laki-laki yang berhak menjadi pemimpin. Memang dalam Al-quran surat An-nisa’[4]:34 dijelaskan bahwa ”kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan”. Ayat ini yang selalu dijadikan dalil bahwa hanya laki-laki yang berhak menjadi pemimpin. Padahal dalam ayat tersebut laki-laki merupakan pemimpin atas istrinya(dalam rumah tangga), karena laki-laki yang memberi nafkah kepada istrinya.
Apabila kita berbicara soal politik atau pemimpin secara global maka perempuan juga mempunyai hak untuk berpolitik. Artinya hak untuk berpendapat, untuk menjadi anggota lembaga perwakilan, dan untuk memperoleh kekuasaan, seperti memimpin suatu organisasi, lembaga formal, parpol bahkan president.
Hak-hak perempuan dalam berpolitik tentunya terkait dengan hak asasi manusia. Dan hak asasi dimiliki tanpa membedakan dasar bangsa, ras, agama dan jenis kelamin. Di Indonesia HAM terangkum dalam UUD 1945, menyangkut hak atas kebebasan mengeluarkan pendapat, berkumpul, berserikat(pasal 28), kebebasan beragama(pasal 29) dan hak kebebasan kehidupan layak(pasal 27:2).
Dalam sejarah islam, perempuan memiliki peranan penting sebagai umat Rasulullah. Bahkan Al-quran mengabadikan sosok ratu Balqis di negeri Saba’ yang diberi kemampuan dan kekayaan yang melimpah ruah. Akan tetapi, dikalangan masyarakat muslim peran perempuan dalam politik menjadi perdebatan dalam dua pendapat yaitu, pertama dalam islam tidak mengakui hak-hak politik perempuan, kedua mengakui hak-hak politik perempuan dalam islam sebagaimana hak laki-laki dalam berpolitik.
Beberapa dalil yang dijadikan rujukan: pertama Qs:Al-Ahzab[33]:33 “bahwa yang paling cocok bagi perempuan adalah di rumah. Hal ini diperkuat dengan sebuah hadits yang menyebutkan bahwa Allah telah menetapkan 4 umah bagi seorang perempuan: rahim ibu, rumah orang tua(sampai ia menikah), rumah keluarga(bersama suami dan anak) dan kubur.
Kedua, Qs:An-Nisa’[4]:34 bahwa “kaum laki-laki adalah pemimpin bagi kaum perempuan, oleh karena Allah telah melebihkan sebagian yang lain(laki-laki), dan karena mereka(laki-laki) telah menafkahkan harta mereka”. Ketiga, riwayat Abu Bakrah, Rasul bersabda “tidak akan Berjaya suatu kaum yang menyerahkan urusan mereka kepada perempuan” (HR.Bukhari, Ahmad Ibnu Hambal, An-Nasa’i, dan At-Tirmidzi).
Menurut saya, sebenarnya seorang perempuan terjun kedunia politik bahkan menjadi pemimpin sah-sah saja. Apabila seorang perempuan yang sudah berkeluarga harus memperoleh persetujuan dari pihak suami dan tidak melupakan kodratnya sebagai seorang perempuan, yaitu terhadap tanggung jawabnya sebagai seorang istri dan ibu.
Kelebihan laki-laki atas perempuan terletak pada keunggulan fungsional saja, karena laki-laki yang memberi nafkah keapada perempuan(istri). Tetapi secara sosiologis laki-laki dan perempuan kedudukannya sama. Bahkan keunggulan fungsional laki-laki bisa berkurang apabila seorang perempuan(istri) bisa mencari nafkah sendiri.
Jadi, pemimpin laki-laki atau perempuan sama saja, asalkan memenuhi kreteria pemimpin yang baik yaitu mengerti dan memahami serta adil terhadap yang dipimpinnya, tidak bertindak sewenang-wenang atau otoriter. Dan juga seorang pemimpin haruslah memiliki moral keagamaan yang kuat serta aktif menjual ide-idenya dalam menjawab berbagai permasalahan-permasalahan yang terjadi.
Malang, Maret 2009

Minggu, 22 Maret 2009

Program Derive

Pengantar Derive
Derive merupakan salah satu pelopor spftware matematika yang mampu menyelesaikan persoalan matematika secara simbolik. Derive dikenal dengan sebutan ”Asisten Matematika di Komputer”. Program ini merupakan hasil Soft Warehouse, Inc Honolulu Hawai USA. Ditinjau dari segi hardware, Derive merupakan salah satu program bantu matematika yang paling sederhana dibandingkan dengan program-program lainnya. Kesederhanaan ini ditinjau dari menu yang mudah dibaca sehingga memudahkan dalam pengobrasian. Beberapa fasilitas yang dipunyai Derive diantaranya adalah proses perhitungan numerik dengan berbagai basis bilangan, aljabar, bilangan penyelesaian persamaan, matriks, vector, menyelesaikan persamaan diferensial.
Dasar-Dasar Opersai Derive
1.Menjalankan Menu Derive
Derive telah dirancang dengan menu dan sub menu yang mudah dilihat/dibaca, sehingga memudahkan pemakai untuk menggunakannya atau mengoprasikannya.
a)Klik Start
b)Kemudian pilih all program
c)Pilih program DERIVE
d)Akan tampil layar DERIVE
2.Menggunaka Menu
Menu yang disajikan Derive sangat mudah dibaca, sehingga memudahkan pemakai untuk mengoprasikan. Sebelum membahas menu Derive lebih lanjut terlebih dahulu akan dibahas bagian-bagian penting dari menu itu sendiri. Diantaranya terdapat Title Bar, Tool Bar dan Text Box untuk mengerjakan
soal/permasalahan.

3.Menjalankan Bantuan
Program Derive telah dirancang dengan menu-menu perintah yang mudah dibaca. Namun tidak menutup kemungkinan dalam mengoprasikannya sering mengalami hambatan dalam penulisan perintah ataupun yang lain. Untuk mengatasi hal ini Derive telah memberikan fasilitas untuk kemudahan para pemakai melalui fasilitas “Help”. Untuk menjalankan perintah “Help” tekan tombol “H” pada menu utama atau gerakkan pointer dengan tombol spasisampai perintah “Help” kemudian tekan enter.
4.Menyimpan, Memanggil file dan Mencetak dan KeluarDerive
Derive member fasilitas untuk menyimpan ekspresi/perintah yang telah ditulis. Ekspresi yang tersimpan tersebut sebaiknya dapat dipanggil kembali sewaktu diperlukan. System penyimpanan pada derive dengan menggunakan “save” atau “save as”. Untuk mencetaknya juga bisa melalui Derive dengan cara klik file kemudian pilih print.

Konstanta & fungsi

Konstanta
Konstanta adalah pengganti variable yang telah ditetapkan besarnya, contoh x=4, yang berarti nilai x ditetapkan sama dengan empat. Di dalam Derive ada dua macam konstanta, yaitu konstanta yang telah didefinisikan oleh user dan konstanta yang telah ditetapkan ole Derive.
Contoh:
1. Konstanta user. Misalnya c:=2(bahwa c sebagai variable telah berisi bilangan 2 maka pada ekspresi berarti f(x):=4x2cx mempunyai makna yang ekuivalen dengan ekspresi f(x):=16x2.
2. Konstanta yang telah ditetapkan oleh Derive. Misalnya pi, ê(konstanta), I (imajiner), inf.
Fungsi
Fungsi merupakan persoalan yang tidak bisa ditinggalkan dari persoalan matematika, yaitu misalkan terdapat A & B suatu himpunan tidak kosong suatu fungsi f dari A ke B adalah suatu aturan pemasangan yang memasangkan setiap unsur di A dengan tepat satu unsur di B dan unsur di B juga tidak memiliki unsur ganda di B.
Macam-macam fungsi dalam Derive ada dua macam, yaitu fungsi yang didefinisikan Derive dan fungsi yang didefinisikan oleh user.
1.Fungsi yang didefinisikan oleh user. Misalinya : f(x):=2 , f(x,c):=2cx
2.Fungsi yang didefinisikan oleh Derive. Misalnya :
a)Fungsi eksponen
b)Fungsi logaritma
c)Fungsi trigonometri
d)Invers fungsi trigonometri
e)Fungsi variable kompleks
f)Fungsi peluang
g)Fungsi statistic
h)Fungsi financial misalnya Pval(I,n,p,f), Fval(I,n,p,f,t)

Contoh Soal

1.Tentukan nilai fungsi berikut di titik yang diberikan
a)f(x) = x2+5x-4 x = 4
b)g(x)=xsin(x)-xcos(x) x = π
c)h(x):=√x2-2x+4 x = 2
d)z(x):=xy+x2+2y2 x = 4 , y = 2
2.Tentukan nilai rata-rata dari nilai dbawah ini
a.2 , 3 , 4 , 6 , 7 , 7
b.20 , 23 , 25 , 26 , 26 , 30 , 35 , 46
3.Tentukan standar deviasi dari nilai di bawah ini
a.2 , 3 , 4 , 6 , 7 , 7
b.20 , 23 , 25 , 26 , 26 , 30 , 35 , 46
4.Comb (10,3), Comb(8,5), Comb(4,2)
5.Perm (8,2), Perm(9,3), Perm(6,2)